Wah ternyata sudah 2 tahun blog ini tidak tersentuh, bukan hanya tidak ada update namun juga tidak ada yang baca, entah mana yang lebih menyedihkan, hahaha... Tapi memang saya tidak nulis blog supaya ternama, dari dulu ini lebih sekedar pelepas dahaga dan gas berlebih di perut.
Baca tulisan sebelum ini bikin saya senyum-senyum sendiri karena segera setelah tulisan itu dibuat, di awal 2012, saya membuat resolusi 2012 yang sederhana:
- nikah
- lebih banyak waktu untuk keluarga
Entah tercapai atau tidak tapi di akhir 2012 saya bertunangan... dan saat ini wanita yang saya pinang saat itu menjadi istri saya dan sedang mengandung 8 bulan. Alhamdulillah.
Setiap tahun selalu istimewa dan luar biasa bagi saya. Setiap tahun adalah rangkaian cerita, yang tidak semuanya ingin dikenang tetapi padanya saya belajar banyak. 2013 begitu banyak yang hadir di ring satu dan kadang membuat saya kehabisa kata, kikuk sendiri. Semoga 2014 saya lebih pandai menulis cerita dan lebih bijak merangkai kisah.
Saya pernah baca sebuah twit yang berujar "Hidup itu seperti kamera. Fokus pada yang penting, tangkap momen yang indah. Jika hasilnya tidak sesuai harapan, jepret lagi aja...". Yuk jepret bareng-bareng...
happy birthday to me, happy new year to all of us.
#30tulisanJanuari2014
Thursday, January 2, 2014
Wednesday, December 28, 2011
sebuah gapura lagi dilewati
Terlepas dari beberapa target yang tak tercapai, tahun ini adalah tahun yang menggembirakan dan sangat patut disyukuri. Tahun di mana saya memulai hal-hal baru sekaligus mengakhiri hal-hal yang kadaluarsa.
Suka dan duka tidak bisa menjadi acuan karena memang kehadirannya sudah semestinya ada. Seperti bumbu masakan, ia menyempurnakan hari-hari saya. Bagi saya cita rasa itu penting.
Tahun ini banyak sekali kisah yang seru. Kawan datang dan pergi, tantangan silih berganti menguji dan meminta saya naik kelas. Betapapun ada hal-hal yang ingin sekali saya perbaiki, saya menikmati sekali perjalanan ini.
Jika membuat list memang membantu, akan panjang sekali harapan saya di usia sekaligus tahun yang baru nanti. Doakan saya memilih menuliskan hal-hal yang bijak dan cerdas dalam list tersebut, sebagian diantaranya pasti mudah ditebak, hehe... Dalam beberapa hal saya tidak pernah berubah: tidak ngotot pada pencapaian-pencapaian artifisial, bersungguh-sungguh mencapai tujuan, apa adanya dan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan. Ada sahabat yang berkata: live to the fullest :)

Katanya hidup itu sebuah perjalanan dan titik-titik seperti hari ini adalah gapura di jalan tersebut; sebagai tanda saja. Selanjutnya selalu sama, bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik dan memberi manfaat lebih banyak kepada orang lain.
happy birthday to me, happy new year to all of us.
Suka dan duka tidak bisa menjadi acuan karena memang kehadirannya sudah semestinya ada. Seperti bumbu masakan, ia menyempurnakan hari-hari saya. Bagi saya cita rasa itu penting.
Tahun ini banyak sekali kisah yang seru. Kawan datang dan pergi, tantangan silih berganti menguji dan meminta saya naik kelas. Betapapun ada hal-hal yang ingin sekali saya perbaiki, saya menikmati sekali perjalanan ini.
Jika membuat list memang membantu, akan panjang sekali harapan saya di usia sekaligus tahun yang baru nanti. Doakan saya memilih menuliskan hal-hal yang bijak dan cerdas dalam list tersebut, sebagian diantaranya pasti mudah ditebak, hehe... Dalam beberapa hal saya tidak pernah berubah: tidak ngotot pada pencapaian-pencapaian artifisial, bersungguh-sungguh mencapai tujuan, apa adanya dan mensyukuri setiap nikmat yang diberikan. Ada sahabat yang berkata: live to the fullest :)

Katanya hidup itu sebuah perjalanan dan titik-titik seperti hari ini adalah gapura di jalan tersebut; sebagai tanda saja. Selanjutnya selalu sama, bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik dan memberi manfaat lebih banyak kepada orang lain.
happy birthday to me, happy new year to all of us.
Saturday, October 8, 2011
Tour of Duty Tips Part I
Basically, #tourofDuty isn't holiday, it's a work trip, so focus on it. Amusement is a chain effect of your proper preparation. First of all, make a good schedule & itinerary, the key is: all of the meeting have to end at 5pm. Otherwise, it's a bad schedule. Work only in a working time is important to keep your energy n mood, especially for ones who trip 9-12 days a month like me.
Next, make sure that every PIC in your itinerary understand the importance of coming on time and proper. Check n re-check. Before U go, don't leave any unfinished jobs in your desk. Finish it or delegate it. Material preparation is an important key, make sure u're fully prepared. Takes the data u need as much as u can. Make some handout mode printout , it allows u learn and u can give it to another meeting participant, esp the bosses. In material prep, ask for help from ur data center or subordinate, don't let the preparation consume too many times.
Make sure your boss understand the importance of ur leave and show him that everything else is under control. Before u go, let anyone else know that u'll be leaving for#tourofDuty and give them your active phone number and email
Belongings
If u leave for 2 nights, use a backpack. More, use a cabin size traveling bag. Just avoid airplane luggage. Bring your belongings efficiently, u're not moving to another city. Soap & shampoo shouldn't present in your belonging list. I just bring facial foam, perfume, deodorant, and styling wax. Make it tidy.

Never forget your laptop or phone charger kit. Actually, u can ask the host to provide charger, it allow u to travel lighter. I wouldn't recommend to brings food unless u want to give souvenir to the host, it's a smart move. For 2 nights#tourofDuty i just bring 2 shirt, 2 pair of underwear , 1 short pant & 1 t-shirt. Its folded and arranged by day it used.
I'll share the tips of choosing hotel & utilize tour of duty for a holiday in Part II
Next, make sure that every PIC in your itinerary understand the importance of coming on time and proper. Check n re-check. Before U go, don't leave any unfinished jobs in your desk. Finish it or delegate it. Material preparation is an important key, make sure u're fully prepared. Takes the data u need as much as u can. Make some handout mode printout , it allows u learn and u can give it to another meeting participant, esp the bosses. In material prep, ask for help from ur data center or subordinate, don't let the preparation consume too many times.
Make sure your boss understand the importance of ur leave and show him that everything else is under control. Before u go, let anyone else know that u'll be leaving for
Belongings
If u leave for 2 nights, use a backpack. More, use a cabin size traveling bag. Just avoid airplane luggage. Bring your belongings efficiently, u're not moving to another city. Soap & shampoo shouldn't present in your belonging list. I just bring facial foam, perfume, deodorant, and styling wax. Make it tidy.

Never forget your laptop or phone charger kit. Actually, u can ask the host to provide charger, it allow u to travel lighter. I wouldn't recommend to brings food unless u want to give souvenir to the host, it's a smart move. For 2 nights
I'll share the tips of choosing hotel & utilize tour of duty for a holiday in Part II
Tuesday, August 9, 2011
day 9
day 9, no progressive achievement yet.
This Ramadhan makes me worry and the best thing i've done is admit it, in this blog.
Due to my limited power and resources (the common excuses), i expects only two things to successfully happened at this end of month.
* lifefortoday launching and the regional meetings goes well
* i reach 64
not too ambitious, ain't i?
This Ramadhan makes me worry and the best thing i've done is admit it, in this blog.
Due to my limited power and resources (the common excuses), i expects only two things to successfully happened at this end of month.
* lifefortoday launching and the regional meetings goes well
* i reach 64
not too ambitious, ain't i?
Saturday, June 11, 2011
satu lagi akan pergi
Satu lagi rekan kerja saya mengundurkan diri dan memilih bekerja di hilir proses penjualan: dealer... dan entah kenapa perasaan saya mengatakan bahwa situasi seperti ini akan berlanjut. Jujur saja, agak sulit memang untuk tidak tergiur bekerja di dealer. Selain gaji yang lebih tinggi, dealer juga menawarkan insentif, refund asuransi atas penjualan kredit, profit sharing dan ruang kerja yang jauuuuuh lebih manusiawi. Saya bisa memberikan list panjang berisi plus minus bekerja di dealer tapi bukan itu yang ingin saya sampaikan...
Setiap kali seorang karyawan mengundurkan diri maka beban pekerjaan yang ditinggalkannya akan dilimpahkan kawan-kawannya yang kurang beruntung masih jadi karyawan di kantor, seperti saya. Beban kerja itu juga biasanya ditransfer secara ajaib tanpa serah terima yang layak, jadilah prosesnya seperti dikasih makan sekaligus... bikin keselek. Bagian yang ajaib adalah ekspektasi manajemen kadang kurang bijak. Mengayomi, mendengarkan secara seksama dan membuat action plan yang layak tampaknya belum menjadi keseharian manajemen puncak di kantor saya.
lucu, anak buahnya disemangati supaya tidak complain tapi akar masalahnya tidak pernah dibenahi.
Setiap kali seorang karyawan mengundurkan diri maka beban pekerjaan yang ditinggalkannya akan dilimpahkan kawan-kawannya yang kurang beruntung masih jadi karyawan di kantor, seperti saya. Beban kerja itu juga biasanya ditransfer secara ajaib tanpa serah terima yang layak, jadilah prosesnya seperti dikasih makan sekaligus... bikin keselek. Bagian yang ajaib adalah ekspektasi manajemen kadang kurang bijak. Mengayomi, mendengarkan secara seksama dan membuat action plan yang layak tampaknya belum menjadi keseharian manajemen puncak di kantor saya.
lucu, anak buahnya disemangati supaya tidak complain tapi akar masalahnya tidak pernah dibenahi.
Sunday, May 8, 2011
world, i'm back
it's funny, two articles from my lovely friend's blog feels so close to my life. it like she wrote it for me too. We know she didn't, hahaha... this time, the article remind me to not give up, to addressing the "no" in a positive way and to believe that Allah SWT leads me to the best path to live.
As u known already, I've failed to be promote this year. I told u, didn't i? ups. Yes, it makes me a lil bit down and demotivate. My direct supervisor told me the news and we still have no idea the reason for the failure. This company is very good in making everything occult. The good news is, i don't care too much. therefore my recovery process going well and smooth...
...and now? i'm fully ready to prepare my resume. World, i'm back.
that's it, enjoy the life :)
As u known already, I've failed to be promote this year. I told u, didn't i? ups. Yes, it makes me a lil bit down and demotivate. My direct supervisor told me the news and we still have no idea the reason for the failure. This company is very good in making everything occult. The good news is, i don't care too much. therefore my recovery process going well and smooth...
...and now? i'm fully ready to prepare my resume. World, i'm back.
that's it, enjoy the life :)
Saturday, April 16, 2011
...dan itu cukup bagi saya.
sebuah tulisan di blog seorang sahabat menohok saya. begini kalimat terakhir di artikel tersebut;
Dan saya masih gamang. Inikah jalan terbaik untuk saya beribadah kepadaNya?
jlebh!
bukankah itu juga pertanyaan yang selalu mengusik saya?
bagi kaum pekerja kantoran, datang pagi pulang sore (bahkan malam) adalah sebuah rutinitas yang terkadang menggiring kepada sebuah kepalsuan kebahagiaan. rutinitas itu pula yang secara perlahan membunuh diri kita yang sebenarnya. sayangnya, bagi banyak orang, termasuk saya saat ini, rutinitas itu adalah pilihan terbaik yang bisa dijalani.
Lantas, karena saya tidak bisa berkelit maka saya seringkali berbisik kepada hati saya: "it's oke do. semua hal yang layak untuk dijalani, layak pula untuk dilakukan dengan usaha terbaik"
saya paham, banyak sekali diantara kita yang tidak sedang menjalani hidup impiannya, cita-cita masa kecil juga panggilan hati terkecilnya. Saya paham, banyak diantara kita, merasa terjerumus dan berkecil hati. Saya juga dulu demikian.
kalau saya boleh berbagi (tentu boleh, karena ini blog saya. Retoris), kehidupan itu adalah sebuah perjalanan. Menetapkan tujuan yang benar adalah penting, menggapainya juga penting namun memaknai perjalanan tersebut jauh lebih penting.

Menjadi sahabat terbaik, rekan kerja yang bisa dipercaya, bawahan yang bisa diandalkan, atasan yang memanusiakan serta sekedar orang asing yang tersenyum manis sekali adalah ibadah saya di kantor... dan itu cukup bagi saya.
*sebuah catatan dari acara KPK (karyawan peduli karyawan) edisi 5
Dan saya masih gamang. Inikah jalan terbaik untuk saya beribadah kepadaNya?
jlebh!
bukankah itu juga pertanyaan yang selalu mengusik saya?
bagi kaum pekerja kantoran, datang pagi pulang sore (bahkan malam) adalah sebuah rutinitas yang terkadang menggiring kepada sebuah kepalsuan kebahagiaan. rutinitas itu pula yang secara perlahan membunuh diri kita yang sebenarnya. sayangnya, bagi banyak orang, termasuk saya saat ini, rutinitas itu adalah pilihan terbaik yang bisa dijalani.
Lantas, karena saya tidak bisa berkelit maka saya seringkali berbisik kepada hati saya: "it's oke do. semua hal yang layak untuk dijalani, layak pula untuk dilakukan dengan usaha terbaik"
saya paham, banyak sekali diantara kita yang tidak sedang menjalani hidup impiannya, cita-cita masa kecil juga panggilan hati terkecilnya. Saya paham, banyak diantara kita, merasa terjerumus dan berkecil hati. Saya juga dulu demikian.
kalau saya boleh berbagi (tentu boleh, karena ini blog saya. Retoris), kehidupan itu adalah sebuah perjalanan. Menetapkan tujuan yang benar adalah penting, menggapainya juga penting namun memaknai perjalanan tersebut jauh lebih penting.

Menjadi sahabat terbaik, rekan kerja yang bisa dipercaya, bawahan yang bisa diandalkan, atasan yang memanusiakan serta sekedar orang asing yang tersenyum manis sekali adalah ibadah saya di kantor... dan itu cukup bagi saya.
*sebuah catatan dari acara KPK (karyawan peduli karyawan) edisi 5
Subscribe to:
Posts (Atom)